Beranda

Begawai Nusantara adalah sebuah jaringan festival warga yang tersebar di beberapa wilayah Indonesia. Mulai dari Jawa, Sumatera, dan Kalimantan. Jaringan ini bermaksud untuk saling bertemu dan merencanakan festival-festival anggotanya untuk bisa berbagi pengetahuan, berbagi akal, serta juga berbagi pengalaman dalam merancang festival.

Bagi perancang festival warga, festival serupa ini dipahami sebagai sebuah festival budaya yang diupayakan, dipelopori, dan dihidupi oleh warga suatu Kawasan—meskipun juga tidak tertutup kemungkinan didukung oleh pihak-pihak lain. Tetapi ada satu prinsip yang dipegang bersama, adalah keberpihakan kepada warga. Istilah festival warga mungkin terkesan baru. Meskipun begitu, secara praktik, festival-festival serupa ini sudah begitu banyak terlaksana diberbagai tempat di Indonesia.

Sementara, juga ada kata Begawai. Begawai barangkali satu istilah yang tidak asing bagi kita di tanah Melayu. Kata ini telah digunakan oleh banyak etnik di Nusantara, misalnya di Jawa, Sumatera, dan Kalimantan. Umumnya kata ini dipergunakan untuk menyebut upacara-upacara, dan perhelatan-perhelatan kebudayaan. Sementara, bagi orang Jawa, dan Sunda, kata ini juga dipadankan dengan kata bekerja. Dengan kata itu, para pegiat festival warga yang merupakan anggota jaringan ini, esensi dari semua pekerjaan dan aktivitas yang mereka lakukan dirasa terwakili oleh kata Begawai Nusantara.

Secara resmi, jaringan ini dibekukan pada tahun 2019 silam. Meskipun cikal bakal, embrionya sudah terbentuk dari tahun 2016. Yang dimulai dengan kebiasaan baik saling mengunjungi antar festival. Kunjungan itu tidak lain adalah sebagai bentuk dari dukungan moral untuk sesama pegiat atau penggerak festival.